Pengujian Pemberian Macam Dosis Pupuk Organik Cair (POC) dan NPK Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.)

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Novianto Novianto
Samsul Bahri
Sumini

Abstract

Budidaya tanaman kecipir selama ini hanya sebatas hobi saja dan pemanfaatnya sebatas untuk konsumsi rumah tangga tanpa mempertimbangkan kualitas dan produksi yang dihasilkan. Kegiatan pemupukan, salah satu alternative kegiatan dalam meningkatkan kualitas dan hasil tanaman, sehingga nilai ekonomi produk lebih tinggi dan diharapkan bisa menambah income dalam rumah tangga. Kegiatan pemupukan meliputi jenis pupuk yang akan diaplikasikan, dosis yang tepat dan cara pengaplikasiannya. Penelitian terhadap komoditas kecipir ini bertujuan untuk mendapatkan hasil pengujian pengaplikasian tingkat taraf dosis POC dan NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kecipir. Metode percobaan yang digunakan dalam penelitian ini rancangan acak kelompok non faktorial, yang terdiri dari enam  taraf perlakuan pengujian dosis yang terdiri dari POC 3,6,9 ml/liter air per tanaman dan pupuk NPK 10,15,20 gram per tanaman. Hasil penelitian pengujian berbagai dosis pupuk POC dan NPK menunjukan berpengaruh sangat nyata pada peubah yaitu panjang tanaman, panjang akar, berat berangkasan segar, berat segar buah dan berat biji kering per batang. Pemberian pupuk NPK dengan dosis 15 gram (D5) memberi respon sangat nyata pada taraf kepercayaan Uji BNJ 1% dan memberi respon nyata pada taraf kepercayaan Uji BNJ  5% pada semua parameter yang diamati.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Novianto Novianto, Universitas Musi Rawas

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Samsul Bahri, Universitas Musi Rawas

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Sumini, Universitas Musi Rawas

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

How to Cite
Novianto, N., Bahri, S., & Sumini, S. (2021). Pengujian Pemberian Macam Dosis Pupuk Organik Cair (POC) dan NPK Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) . Agroteknika, 4(2), 68-74. https://doi.org/10.32530/agroteknika.v4i2.102

References

Baharuddin, R. (2016). Respon pertumbuhan dan hasil tanaman cabai (Capsicum Annum L.) terhadap pengurangan dosis NPK 16: 16: 16 dengan pemberian pupuk organik. Dinamika Pertanian, 32(2), 115-124. Retrived from https://journal.uir.ac.id/index.php/dinamikapertanian/article/view/576
Felania, C. (2017). Pengaruh Ketersediaan Air Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau (Phaceolus radiatus). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Biologi Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UNY. Yogyakarta, Indonesia. B. 131-138.
Hartatik, W., Husnain, H., & Widowati, L. R. (2015). Peranan pupuk organik dalam peningkatan produktivitas tanah dan tanaman. Jurnal Sumberdaya Lahan, 9(2), 107-120. Retrived from http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jsl/article/view/6600
Imran, A. N. (2017). Pengaruh Berbagai Media Tanam dan Pemberian Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) Bio-Slurry Terhadap Produksi Tanaman Melon (Cucumis melo L.). Jurnal Agrotan, 3(1), 18-31. Retrived from http://ejournals.umma.ac.id/index.php/agrotan/article/view/12
Kurniawati, H. Y., Karyanto, A., & Rugayah, R. (2015). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dan Dosis Pupuk NPK (15: 15: 15) Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.). Jurnal Agrotek Tropika, 3(1), 30–35. http://dx.doi.org/10.23960/jat.v3i1.1894
Moia, A. R., Pandiangana, D., Siahaana, P., &Agustina, M (2015). Pengujian pupuk organik cair dari eceng gondok (Eichhornia crassipes) terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea). Jurnal MIPA, 4(1), 15-19. https://doi.org/10.35799/jm.4.1.2015.6897
Novianto, N., Effendy, I., & Aminurohman, A. (2020). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica junceea L.) Terhadap Pupuk Organik Cair Hasil Fermentasi Sabut Kelapa. Agroteknika, 3(1), 35-41. https://doi.org/10.32530/agroteknika.v3i1.67
Paiman. (2016). Perancangan Percobaan untuk Pertanian. Yogyakarta, Indonesia: UPY Press.
Poerwanto, R., & Susila, A. D. (2014). Teknologi Hortikultura Seri 1 Hortikultura Tropika. Bogor, Indonesia: IPB Press
Riza, F. K. (2019). Pemanfaatan Biji Kecipir (Psophocarpus Tetragonolobus (L. DC) Sebagai Susu Nabati dengan Adisi Ekstrak Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Vaer Sapientum) (Doctoral dissertation). Retrived from http://repository.radenintan.ac.id/8839
Simanjuntak, M. J. (2019). Efektivitas Penggunaan Bokashi Blotong Tebu Dan Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Nanas Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) (Doctoral dissertation). Retrived from http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/11500
Taufika, R. (2011). Pengujian beberapa dosis pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman wortel (Daucus carota L.). Jurnal Tanaman Hortikultura, 2(3), 127-135. Retrived from http://repository.unand.ac.id/17098
Theodora, T., Santoso, I. E., & Pramulya, M. (2021). Respon Pertumbuhan Dan Hasil Kecipir Terhadap Pemberian Pupuk Posfat Dan Pupuk Organik Cair (POC) Keong Mas Pada Tanah Gambut. Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian, 10(2). http://jurnal.untan.ac.id
Trubus. (2018). Brosur Kemasan Kandungan Pupuk Organik Cair. Retrived from https://www.trubus-online.co.id/
Yanuartono, Nururrozi, A., Indrajulianto, S., Purnamaningsih, H., & Raharjo, S. (2019). Metode tradisional pengolahan bahan pakan untuk menurunkan kandungan faktor antinutrisi. Jurnal Ilmu Ternak, 19(2), 97-107. https://doi.org/10.24198/jit.v19i2.23974