Penilaian Daur Hidup Pengolahan Air Bersih: Studi Kasus Industri CPO PT X

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Reko Rinaldo
Megawati Bohari
Griselda Happy Ramadhani

Abstract

Unit proses pengolahan air bersih merupakan proses yang penting di industri kelapa sawit untuk kelangsungan kegiatan operasionalnya. Penggunaan air bersih dalam industri kelapa sawit ini relatif besar dan meningkat seiring pertambahan jumlah kebutuhannya. Proses pengolahan air bersih dimulai pengambilan air dari sungai, pengolahan air, sampai menjadi air yang siap digunakan berpotensi menimbulkan adanya emisi yang memberikan dampak ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkuantifikasi besaran emisi dampak lingkungan yang dihasilkan serta merumuskan alternatif perbaikan proses sebagai upaya terhadap pengurangan emisi tersebut. Metode yang diterapkan dalam analisis dampak lingkungan adalah Life Cycle Assessment (LCA) dengan batasan ruang lingkup gate-to-gate, hanya mencakup proses pengolahan air bersih. Kategori dampak emisi yang dianalisis dalam penelitian ini dilakukan menggunakan perangkat lunak SimaPro dengan metode CML-IA baseline, mencakup kategori Global Warming Potential (GWP), asidifikasi, dan eutrofikasi. Studi kasus dilakukan di industri kelapa sawit PT X Bengkulu, industri ini berkapasitas olah 30 ton per jam. Berdasarkan hasil penelitian, setiap produksi 1 Ton crude palm oil (CPO) menghasilkan dampak terhadap lingkungan berupa emisi global warming potential (GWP) sebesar 46,8 kgCO2eq, potensi asidifikasi sebesar 0,331 kgSO2eq, dan eutrofikasi sebesar 0,042 kgPO43-eq. Pemakaian listrik dan aluminium sulfat merupakan kontributor (hotspot) tertinggi terhadap emisi yang dihasilkan. Upaya pengurangan dampak lingkungan yang dapat diterapkan adalah melalui substitusi pemakaian bahan kimia aluminium sulfat dengan PAC untuk proses penjernihan air.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Reko Rinaldo, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Program Studi Teknologi Pangan, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Indonesia

Megawati Bohari, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Program Studi Tata Air Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Indonesia

Griselda Happy Ramadhani, Universitas Indraprasta PGRI

Program Studi Teknik Industri, Universitas Indraprasta PGRI, Tanjung Barat, Indonesia

How to Cite
Rinaldo, R., Bohari, M., & Ramadhani, G. H. (2026). Penilaian Daur Hidup Pengolahan Air Bersih: Studi Kasus Industri CPO PT X. Agroteknika, 9(2), 288-299. https://doi.org/10.55043/agroteknika.v9i2.658

References

Adeniran, K. A., & Dunmoye, I. D. (2017). Relative Coagulation Potentials of Aluminum Sulphate and Mangifera indica Seeds in Purifying Domestic Waste Water. Kathmandu University Journal of Science, Engineering and Technology, 13(2), 26-38. https://doi.org/10.3126/kuset.v13i2.21281
Adji, M. P., & Ali, M. (2024). Metode Life Cycle Assessment untuk Kajian Dampak Lingkungan pada Instalasi Pengolahan Air Bersih. Jurnal Serambi Engineering, 9(3), 9696–9706. https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/304
Annisaa, N. K., Yusrianti., & Nengse, S. (2022). Perkiraan Potensi Dampak Lingkungan Menggunakan Life Cycle Assessment (LCA) pada Pengolahan Air Bersih di IPA Gedek PT. Air Bersih Jatim. Jurnal Environtek, 14(2), 132–137. https://doi.org/10.33005/envirotek.v14i2.32
DITJENBUN. (2024). Statistik Perkebunan Unggulan Nasional 2021-2023. Jakarta, Indonesia: Kementerian Pertanian. https://ditjenbun.pertanian.go.id/?publikasi=buku-statistik-perkebunan-2021-2023
Friedrich, E., Pillay, S., & Buckley, C. A. (2009). Carbon Footprint Analysis for Increasing Water Supply and Sanitation in South Africa : A Case Study. Journal of Cleaner Production, 17(1), 1–12. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:153448829
Kartikasari, I. B., & Santoso, I. B. (2023). Impact Of Drinking Water Treatment Process Using Life Cycle Assessment (Lca) To Minimize Environmental Impact Risk. Journal of Social Research, 2(9), 3218-3230. https://doi.org/10.55324/josr.v2i9.1294
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2021). Pedoman Penyusunan Laporan Penilaian Daur Hidup (LCA). Edisi Pertama. Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. https://proper.menlhk.go.id/propercms/uploads/magazine/docs/buku/magazinePedoman_Penyusunan_Laporan_Penilaian_Daur_Hidup_2021.pdf
Klopffer, W., & Grahl, B. (2014). Life Cycle Asssesment: A Guide to Best Practice. Weinheim, Germany: Wiley-VCH Verlag&Co. https://doi.org/10.1002/9783527655625?urlappend=%3Futm_source%3Dresearchgate.net%26utm_medium%3Darticle
Li, F., Zhang, X., Huang, J., Liu, B., Gao, X., Shi, Y., & Li, K. (2024). Greenhouse Gas Emissions Inventory of Drinking Water Treatment Plants and Case Studies in China. Science of the Total Environment, 912. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.169090
Nurbaiti, G. A., Rachmanto, T. A., & Farahdiba, A. U. (2022). Life Cycle Assessment (LCA) sebagai Metode Kajian Dampak Lingkungan Proses Pengolahan Air Bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Siwalanpanji. Envirous, 2(2), 21–27. https://doi.org/10.33005/envirous.v2i2.102
Paminto, A., Karuniasa, M., & Frimawaty, E. (2022). Potential Environmental Impact of Biodiesel Production from Palm Oil using LCA (Life Cycle Assessment) in Indonesia. J Nat Resour Environ Manag, 12(1), 64–71. https://doi.org/10.29244/jpsl.12.1.64-71
Pourahmadiyan, A., Ahmadi, P., & Kjeang, E. (2021). Dynamic Simulation and Life Cycle Greenhouse Gas Impact Assessment of CNG, LNG, and Diesel-Powered Transit Buses in British Columbia, Canada. Transp Res Part D Transp Environ, 92. https://doi.org/10.1016/j.trd.2021.102724.
Pratama, R., & Parinduri L. (2019). Penanggulangan Pemanasan Global. Buletin Utama Teknik, 15(1), 91–95. https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/but/article/view/1879
Prianti, C. D., Hadiantoro, S., & Prastijono. (2022). Pengaruh Penambahan PAC Terhadap Tingkat Kekeruhan pada Proses Penjernihan Air Sungai di Perumda Delta Tirta - Sidoarjo. Jurnal Teknologi Separasi, 8(3), 526-531. https://doi.org/10.33795/distilat.v8i3.404 https://www.researchgate.net/publication/370947195_PENGARUH_PENAMBAHAN_PAC_TERHADAP_TINGKAT_KEKERUHAN_PADA_PROSES_PENJERNIHAN_AIR_SUNGAI_DI_PERUMDA_DELTA_TIRTA_-_SIDOARJO
Rahardja, I. B. (2019). Perhitungan Jumlah Bahan Kimia pada External Water Treatment (Studi Kasus di PMKS XYZ, Kalimantan Tengah). Jurnal Citra Widya Edukasi, 11(1), 77–82. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/1291768
Rosariawari, F., & Mirwan, M. (2013). Efektivitas PAC dan Tawas untuk Menurunkan Kekeruhan pada Air Permukaan. Jurnal Ilmu Teknik Lingkung, 5(1), 1-10. https://www.scribd.com/document/545673484/19209805
Singh, V., Dincer, I., & Rosen, M. A. (2018). Life Cycle Assessment of Ammonia Production Methods. Exergetic, Energetic and Environmental Dimensions, 935-959. Https://Doi.Org/10.1016/B978-0-12-813734-5.00053-6
Standar Nasional Indonesia ISO 140440:2016. (2016). Manajemen lingkungan - penilaian daur hidup - prinsip dan kerangka kerja. Badan Standardisasi Nasional. https://id.scribd.com/document/669808675/SNI-IsO-14040-2016-Manajemen-Lingkungan-Penilaian-Daur-Hidup
Zexing, L., Yuejin, L., Lingfei, Z., Weiwen, L., & Yulin, T. (2025). Investigating Carbon Emissions Treatment Plant Through Machine Learning: A Case Study In South China. Journal of Water Process Engineering, 75. https://doi.org/10.1016/j.jwpe.2025.108070
Zuhria, S. A., & Azmi, S. (2023). Strategi Peningkatan Produktivitas dari Penggunaan Listrik dengan Analisis Jejak Karbon pada Produksi Tepung Karagenan. Jurnal Optimalisasi, 9(1), 1-6. https://doi.org/10.35308/jopt.v9i1.5761