Karakteristik Gabah Padi Gogo Lokal (Oryza sativa L.) Kupang, Nusa Tenggara Timur
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Keberadaan padi gogo lokal semakin sulit ditemukan padahal padi gogo lokal telah beradaptasi terhadap kondisi lahan marginal termasuk varietas padi gogo lokal Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman dan karakteristik gabah padi gogo lokal Kupang. Eksplorasi dan koleksi padi gogo lokal dilakukan di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Ciri morfologi yang diamati menggunakan deskriptor padi. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa terdapat 6 ragam padi gogo lokal Kupang, yaitu Aen muti, Aen metan, Aen me’e putih, Aen me’e merah, Aen Molo, dan Aen Lekes. Tiap varietas padi gogo lokal Kupang dapat dibedakan berdasarkan ciri yang tampak. Terdapat variasi karakter morfologi Padi gogo lokal Kupang, meliputi warna kulit gabah yaitu coklat, coklat kemerahan, kuning jerami, kuning kecoklatan, bergaris coklat pada latar kuning jerami; panjang gabah antara 7,6–8,9 mm; lebar gabah antara 2,43 - 3,59 mm; tebal gabah antara 1,95 - 2,24 mm; tebal kulit gabah antara 0,09–0,115 mm, bentuk gabah antara sedang dan ramping, warna beras meliputi putih, merah dan hitam; warna aleuron meliputi putih, putih kecoklatan, merah kecoklatan dan ungu kehitaman; panjang beras antara 5,52 - 6,31 mm; lebar beras antara 2,12 - 2,84; tebal beras antara 1,75 - 2,01 mm; bentuk beras meliputi membulat, sedang dan ramping; berat gabah antara 0,025 - 0,031g; berat kulit gabah antara 0,005 - 0,006g serta berat beras per butir antara 0,020 - 0,025g. Variasi morfologi yang ditunjukkan oleh setiap varietas padi mengindikasikan karakteristik dari masing-masing varietas padi gogo lokal.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Bioversity International, International Rice Research Institute (IRRI), The Africa Rice Center (WARDA). (2007). Descriptors for wild and cultivated rice (Oryza spp.). Biodiversity International, International Rice Research Institute, WARDA Africa Rice Center. Rome, Los Banis, Cotonou. https://hdl.handle.net/10568/72595
de Sousa, I. G., Oliveira, J., Mexia, A., Barros, G., Almeida, C., Brazinha, C., Vega, A., & Brites, C. (2023). Advances in Environmentally Friendly Techniques and Circular Economy Approaches for Insect Infestation Management in Stored Rice Grains. Foods, 12(3), 511. https://doi.org/10.3390/foods12030511
Hanas, D. F., Tnunay, I. M. Y., Welsiliana, Makin, F. M. P. R., Pardosi, L., Wiguna, I. G. A., & Tae, L. F. (2022). Physical properties of local upland rice kupang east nusa tenggara, indonesia. JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi), 7(1), 01-10. https://doi.org/10.31932/jpbio.v7i1.1300.
Hasrawati, A., Kadekoh, I., & Ete, A. (2017). Karakteristik Padi Gogo Lokal Yang Diberi Bahan Organik Pada Berbagai Ketersediaan Air. Agrotekbis, 5(2), 134-143. http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/article/view/115
Idwar, S, J. M. L. R., Armaini, W., Surnadi, A & Dini, I R. (2022). Growth and yield of several Gogo rice varieties (Oryza Sativa L.) applicated by various P sources in Ultisol Planting Media. International Journal of Science and Research Archive, 7(1), 229-238. https://doi.org/10.30574/ijsra.2022.7.1.0173.
Irawan, B. & K. Purbayanti. (2008). Karakterisasi Dan Kekerabatan Kultivar Padi Lokal di Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang (Seminar Nasional PTTI). https://www.scribd.com/doc/241235842/karakteristik-dan-kekerabatan-kultivar-padi-lokal-pdf
Jumali, & Widyantoro. (2014). Karakteristik Budidaya Padi Gogo Dan Mutu Gabah / Beras yang Dihasilkan Di Jawa Barat dan Banten. Prosiding Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. https://repository.pertanian.go.id/server/api/core/bitstreams/da80fb2e-4b10-473f-88f1-c28eb64c61f2/content
Kementerian Pertanian. (2003). Panduan Sistem Karakterisasi dan Evaluasi Tanaman Padi. Sekretariat Komisi Nasional Plasma Nutfah. Bogor. https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/12330
Makarim, A. K., & Suhartatik, E. (2009). Morfologi dan fisiologi tanaman padi. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 11, 295-330. https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=u_6196UAAAAJ&citation_for_view=u_6196UAAAAJ:roLk4NBRz8UC
Nopriansyah, S., Mustikarini, E. D., & Khodijah, N. S. (2024). Pelestarian Varietas Padi Ladang Lokal untuk Pertanian Berkelanjutan: Pelestarian Varietas Padi Lokal Bangka. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(1), 1364. http://dx.doi.org/10.25157/ma.v10i1.13139.
Otitodun, G., Opit, G., Nwaubani, S., & Okonkwo, E. (2017). Efficacy of rice husk ash against rice weevil and lesser grain borer on stored wheat. African Crop Science Journal, 25(2), 145. https://doi.org/10.4314/acsj.v25i2.2 https://www.researchgate.net/publication/317325096_Efficacy_of_rice_husk_ash_against_rice_weevil_and_lesser_grain_borer_on_stored_wheat
Phunngam, P., Pathumrangsan, N., Khambai, N., Tongjun, J., & Arunyawat, U. (2017). The Variation of Indigenous Upland Rice Landraces in Ratchaburi, Thailand Based on Seed Morphology and DNA Sequencing. Journal of Advanced Agricultural Technologies, 4(1), 48-52. https://doi.org/10.18178/joaat.4.1.48-52
Rusdiansyah, Subiono, T & Saleh, M. (2015). Seleksi Lanjut Kultivar Padi Sawah Lokal Kalimantan Timur. Agrifor, 15(1), 103-112. https://doi.org/10.31293/af.v14i1.1106 http://ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/AG/article/view/1106
Sawit, M. H., & Friyatno, S. (2019). Analisis Keterkaitan Antar Industri Pada Sektor Padi. Jurnal Pangan, 28(2), 83-94 https://www.researchgate.net/publication/337606181_INDUSTRI_PADI_DAN_PEMBANGUNAN_PERDESAAN
Semwal, D. P., Pandey, A., Bhandari, D. C., Dhariwal, O. P., & Sharma, S. K. (2014). Variability Study in Seed Morphology and Uses of Indigenous Rice Landraces (Oryza sativa L.) Collected from West Bengal, India. Australian Journal of Crop Science (AJCS), 8(3), 460-467. http://www.cropj.com/semwal_8_3_2014_460_467.pdf
Silitonga, T. S. (2004). Pengelolaan dan Pemanfaatan Plasma Nutfah Padi Di Indonesia. Bulletin Plasma Nutfah,10(2), 56-71. https://www.researchgate.net/publication/265364566_Pengelolaan_dan_Pemanfaatan_Plasma_Nutfah_Padi_di_Indonesia
Sitaresmi, T., Wening R. H., Rakhmi, A. T., Yunani N., & Susanto, U. (2013). Pemanfaatan Plasma Nutfah Padi Varietas Lokal Dalam Perakitan Varietas Unggul. Iptek Tanaman Pangan, 8(1), 22-30 https://repository.pertanian.go.id/server/api/core/bitstreams/51f98f83-7e57-4088-803e-53df0308d18a/content
Xie, L., Tang, S., Chen, N., Luo, J., Jiao, G., Shao, G., …, & Hu, P. (2013). Rice Grain Morphological Characteristics Correlate with Grain Weight and Milling Quality. Cereal Chemistry, 90(6), 587-593. https://doi.org/10.1094/CCHEM-03-13-0055-R https://www.researchgate.net/publication/277417875_Rice_Grain_Morphological_Characteristics_Correlate_with_Grain_Weight_and_Milling_Quality#
Yuriansyah. (2017). Milled Rice Quality Evaluation Of Some Hope Strain Rice Field Rice (Oryza sativa L.). Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 17(1), 66-76. http://dx.doi.org/10.25181/jppt.v17i1.42
Zhao, M., Xiao, X., Jin, D., Zhai, L., Li, Y., Yang, Q., ..., & Tang, Q. (2025). Composition and Biological Activity of Colored Rice—A Comprehensive Review. Foods, 14(8). https://doi.org/10.3390/foods14081394