Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Nasa dalam Meningkatkan Produktivitas Bawang Merah di Daerah Wamena

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Sumiyati Tuhuteru
Inrianti
Maulidiyah
Muhammad Nurdin

Abstract

Pupuk organik cair NASA ialah pupuk organik natural dari ekstrak bahan organik limbah ternak serta unggas, limbah sebagian tumbuhan tertentu dan zat-zat natural yang lain yang diproses dengan teknologi ramah lingkungan. Percobaan ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui konsentrasi POC NASA yang pas bagi 5 varietas bawang merah yang ditanam di Wamena. Penelitian disusun dalam bentuk rancangan acak kelompok dua faktor. Faktor 1 berupa 5 varietas bawang merah, seperti Crok, Tiron, super Biru dan Bima serta satu varietas lokal Wamena sebagai pembanding. Sedangkan faktor 2 terdiri atas 3 taraf konsentrasi POC NASA yakni: 0 ml, 150 ml dan 250 ml. Informasi hasil penelitian dianalisis memakai ANOVA taraf 5 %. Apabila berpengaruh nyata, maka pengujian dianalisis lanjut dengan tes jarak berganda Duncan Multiple Range Test (DMRT) 5%. Hasil percobaan membuktikan bahwa produktivitas tanaman bawang merah dipengaruhi oleh interaksi antara konsentrasi POC NASA dengan varietas bawang merah. Hasil penelitian memperlihatkan adanya interaksi nyata oleh perlakuan POC NASA 150 ml dengan varietas Super Biru pada parameter tinggi tanaman dan bobot segar akar, kemudian perlakuan POC NASA 250 ml dengan varietas Lokal Wamena pada parameter bobot kering daun, selanjutnya perlakuan POC NASA 250 ml dengan varietas Bima pada pengamatan kandungan klorofil a dan jumlah daun.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Sumiyati Tuhuteru, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena

Program Studi Agroteknologi

Inrianti, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena

Program Studi Agroteknologi

Maulidiyah, Universitas Halu Oleo

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Muhammad Nurdin, Universitas Halu Oleo

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

How to Cite
Tuhuteru, S., Inrianti, Maulidiyah, & Nurdin, M. (2020). Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Nasa dalam Meningkatkan Produktivitas Bawang Merah di Daerah Wamena. Agroteknika, 3(2), 85-98. https://doi.org/10.32530/agroteknika.v3i2.78

References

Buhaira. (2007). Respon Kacang Tanah (Arachis hypogea L.) dan Jagung (Zea mays L.) Terhadap Beberapa Pengaturan Tanaman Jagung pada Sistem Tanam Tumpangsari. J Agronomi, 11(1), 41-46.
Damari, C. (2012, Desember 24). Toko Online Pupuk Organik Nasa Natural Nusantara Cirebon. Retrieved from http://pupuknasaonline.blogspot.com/2011/11poc-nasa-html.
Elisabeth, D. W., Santosa, M. & Herlina, N. (2013). Pengaruh pemberian berbagai komposisi bahan organik pada pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Produksi Tanaman, 1(3), 21–29.
Gardner, F. P., Pearce, R. B., & Mitchell, R. L. (1991). Fisiologi Tanaman Budidaya. Jakarta, Indonesia: UI Press
Jasmi, Sulistyaningsih, E. & Indradewa, D. (2013). Pengaruh Vernalisasi Umbi Terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Pembungaan Bawang Merah (Allium cepa L. Aggregatum group) di Dataran Rendah. Jurnal Ilmu Pertanian, 16(1), 42 – 57.
Juanda, H., Nugrahini T., & Mahdalena. (2018). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Nasa dan Pupuk Kompos Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kenaf (Hibiscus cannabinus L). Agrifarm: Jurnal Ilmu Pertanian, 7(1), 6-9. https://doi.org/10.24903/ajip.v7i1.364
Lakitan, B. (2001). Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta, Indonesia: PT. Raja Grafindo Persada.
Nasaruddin & Rosmawati. (2011). Pengaruh pupuk organik cair (POC) hasil fermentasi daun gamal, batang pisang, dan sabut kelapa terhadap pertumbuhan bibit kakao. Jurnal Agrisistem, 7(1), 29-37.
Natural Nusantara. (2004). Panduan Produk POC Nasa. Yogyakarta, Indonesia: Karya Anak Bangsa.
Nugrahini T. (2013). Respon Tanaman Bawang Merah (Allium ascolonicum L.) Varietas Tuk Tuk Terhadap Pengaturan Jarak Tanam Dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair NASA. Jurnal Ziraa’ah, 36(1), 60-65. http://dx.doi.org/10.31602/zmip.v36i1.27
Nur, E. S. (2010). Pengaruh Pemupukan N dan K pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Talas yang Ditanam di Lahan Kering. Akta Agrosia. 13 (1), 1 – 7.
Prihmantoro, H. (1999). Memupuk Tanaman Sayuran. Jakarta, Indonesia: Penebar Swadaya,.
Putri, H. A. (2011). Pengaruh pemberian beberapa konsentrasi pupuk organik cair lengkap (POCL) bio sugih terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays Saccharata Sturt.) (Thesis). Retrieved from http://repository.unand.ac.id/16777/1/Jurnal1.pdf
Samad, S. (2008). Respon Pupuk Kandang Sapi dan KCL terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Alium ascalanicum L.), Buletin Penelitian. Makasar, Indonesia: Lembaga Penelitian Universitas Hasanuddin.
Samad, S. (2012). Pengaruh Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah Di Lahan Kering Dataran Rendah (Thesis). Retrieved from https://unkhair.ac.id/banners/repository-unkhair/
Singh, S. K. & Reddy, V. R. (2014). Combined effects of phosphorus nutrition and elevated carbon dioxide concentration on chlorophyll fluorescence, photosynthesis, and nutrient efficiency of cotton. J. Plant Nutr. Soil Sci., 177(6), 1 – 11. https://doi.org/10.1002/jpln.201400117
Supariadi, Yetti, H., & Yoseva, S. (2017). Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Pupuk N, P, dan K terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Alium ascolanicum, L.). JOM FAPERTA, 4(1), 1 - 13.
Tuhuteru, S., Sulistyaningsih, E. & Wibowo, A. (2019). Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria dalam Meningkatkan Produktivitas Bawang Merah di Lahan Pasir Pantai. J. Agron. Indonesia, 47(1), 53-60. https://doi.org/10.24831/jai.v47i1.22271
Tuhuteru, S., Inrianti, Maulidiyah, Nurdin M. (2020). Effect of Organic Liquid Fertilizer to Increase Productivity on The Sub-Optimal Land of Wamena, Indonesia. AAB Bioflux 12 (1), 22-33.
Umarie, I., Widarti, W., Wijaya, I., & Hasbi, H. (2018). Pengaruh Warna Naungan Plastik dan Dosis Pupuk Organik Kompos Terhadap Pertumbuhan Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Agroqua, 16(2), 129-131. https://doi.org/10.32663/ja.v16i2.458
Von Caemmerer, S. & Farquhar, G. D. (1981). Some relationship between the biochemistry of photosynthesis and the gas exchange of leaves. Planta, 153(4), 376 – 387.
Waluyo, N. & Sinaga R. (2015). Bawang Merah. Bandung, Indonesia: Iptek Tanaman Sayuran.