Karakteristik Kimia dan Sensoris Cookies Chia Seed Berbasis Tepung Mocaf dengan Substitusi Tepung Tempe

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Genoveva Visi Parameswari
Lusiawati Dewi

Abstract

Dalam era modern, kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan sehat semakin meningkat. Cookies merupakan salah satu camilan yang banyak dikonsumsi masyarakat, namun umumnya berbahan dasar tepung terigu yang mengandung gluten yang kurang sesuai bagi individu dengan sensitivitas gluten. Penggunaan tepung mocaf dengan substitusi tepung tempe serta penambahan chia seed berpotensi meningkatkan nilai gizi cookies. Namun, penelitian mengenai kombinasi tepung mocaf, tepung tempe, dan chia seed pada produk cookies masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mocaf dengan substitusi tepung tempe Penelitian dilakukan tiga kali pengulangan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan empat perlakuan komposisi tepung mocaf dan tepung tempe yaitu P1 (100 g:0 g), P2 (90 g:10 g), P3 (80 g:20 g), dan P4 (70 g:30 g). Uji hedonik melibatkan 25 panelis tidak terlatih dengan parameter aroma, rasa, warna, tekstur, kemudian dianalisis dengan ANOVA dan DMRT pada taraf signifikan 5%. Komposisi tepung mocaf dan tepung tempe berpengaruh signifikan terhadap rasa cookies chia seed (p<0,05). Hasil uji hedonik menunjukkan formulasi terbaik pada perlakuan P3 dengan nilai kesukaan rasa 3,88; aroma 3,72; warna 4,08; dan tekstur 3,68 pada skala penilaian 1–5. Analisis kimia P3 menghasilkan kadar air 4,02%, kadar abu 2%, kadar protein 9,68%, kadar lemak 9,89%, kadar karbohidrat 74,39%, dan kadar serat kasar 2,01%.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Genoveva Visi Parameswari, Universitas Nasional Karangturi

Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi, Semarang, Indonesia

Lusiawati Dewi, Universitas Nasional Karangturi

Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi, Semarang, Indonesia

How to Cite
Parameswari, G. V., & Dewi, L. (2026). Karakteristik Kimia dan Sensoris Cookies Chia Seed Berbasis Tepung Mocaf dengan Substitusi Tepung Tempe. Agroteknika, 9(2), 429-442. https://doi.org/10.55043/agroteknika.v9i2.688

References

Achmad, F., Ramadhan, M. R., Ramadhan, R., Fahni, Y., Mustafa, M., & Suhartono, S. (2023). Pelatihan Pembuatan Mocaf Sebagai Pengganti Tepung Terigu Di Desa Titiwangi Kabupaten Lampung Selatan. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 292–302. https://doi.org/10.53276/dedikasi.v2i2.107 https://www.researchgate.net/publication/376105422_Pelatihan_Pembuatan_Mocaf_Sebagai_Pengganti_Tepung_Terigu_Di_Desa_Titiwangi_Kabupaten_Lampung_Selatan
Amin, M. M., & Sulaiman, S. (2025). Tren Konsumsi Fast Food dan Dampaknya terhadap Obesitas di Kalangan Remaja Perkotaan. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), 91–103. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i1.4130
Andriani, N., Nurdin, A., Fitria, U., Dinen, K. A., & Kurnia, R. (2024). Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Pada Remaja Dan Dampaknya Bagi Kesehatan. Public Health Journal, 1, 443-451. https://doi.org/10.62710/84ebrk82
AOAC. (2005). Official Methods of Analysis of AOAC International (18th ed.). Gaithersburg, Maryland, USA: AOAC International. https://www.researchgate.net/publication/292783651_AOAC_2005
Apriyani, N. E., Andrestian, M. D., Mas’odah, S., & Syainah, E. (2025). Pengaruh Formulasi Tepung Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) Dan Mocaf Pada Mutu Kimia Dan Subjektif Cookies Piscaf Sebagai Produk Pangan Fungsional Antihipertensi. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(1), 105–125. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i1.449 https://ejournal.amirulbangunbangsapublishing.com/index.php/jpnmb/article/view/449
Arum, D. P., & Kurnia, P. (2024). Pengaruh Subtitusi Tepung Ganyong Dan Tepung Sorgum Terhadap Kadar Air dan Kadar Abu pada Cookies Cokelat Bebas Gluten Berbahan Dasar Tepung Mocaf. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(6), 2739–2744. https://doi.org/10.38035/rrj.v6i6.1140
Astawan, M., Wresdiyati, T., & Ichsan, M. (2016). Karakteristik Fisikokimia Tepung Tempe Kecambah Kedelai. Jurnal Gizi Pangan, 11(1), 35–42. https://www.academia.edu/download/86182385/9919.pdf
Astuti, R., & Sulistiani, R. P. (2025). Pengembangan Proses Pembuatan Tepung Tempe, Optimasi Lama Pemanasan dan Daya Terima. Jurnal Gizi, 14(2), 56–166. https://doi.org/10.26714/jg.14.2.2025.156-166
Badan Standardisasi Nasional. (2011). SNI 2973:2011 Cookies. https://id.scribd.com/document/705897716/SNI-2973-2011-Biskuit
Basrin, F., & Babe, T. (2019). Subtitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Ubi Banggai (Dioscorea Spp) Terhadap Mutu Organoleptik Biskuit. Jurnal Pengolahan Pangan, 4(1), 33–38. https://doi.org/10.31970/pangan.v4i1.23
Basuny, A. M., Arafat, S. M., & Hikal, D. M. (2021). Chia (Salvia hispanica L.) Seed Oil Rich in Omega-3 Fatty Acid: A Healthy Alternative for Milk Fat in Ice Milk. Food and Nutrition Sciences, 12(06), 479–493. https://doi.org/10.4236/fns.2021.126037
Devianti, R. N., Maharani, N. E., & Setijo, E. A. (2025). Pemanfaatan Tepung Tempe Sebagai Subsitusi Tepung Terigu Dalam Pembuatan Kukis Dahlia. Food, Culinary, and Business Journal, 1(1), 22–29. https://doi.org/doi.org/10.65884/mxg3cd47 https://www.researchgate.net/publication/400000910_PEMANFAATAN_TEPUNG_TEMPE_SEBAGAI_SUBSITUSI_TEPUNG_TERIGU_DALAM_PEMBUATAN_KUKIS_DAHLIA
Diniyah, N., Wahyu, F., & Subagio, A. (2019). Karakteristik Tepung Premiks Berbahan Mocaf (Modified Cassava Flour) Dan Maizena Pada Pembuatan Cookies Green Tea. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 7(3), 25–36. https://doi.org/10.21776/ub.jpa.2019.007.03.4
Dwipayanti, H., Agustini, N. P., & Antarini, A. A. N. (2022). Pengaruh Rasio Tepung Mocaf Dan Tepung Tempe Terhadap Karakteristik Brownies Kukus. Journal of Nutrition Science, 11(2), 96–104. https://doi.org/10.33992/jig.v11i2.1185
Erawati, C. M., Suryani, N., & Nasriyah, Z. (2018). Pengaruh Formulasi Tepung Komposit (Tepung Terigu, Tepung Tempe Dan Tepung Jerami Nangka (Artocarpus heterophyllus)) Terhadap Kadar Protein, Serat Kasar Serta Daya Terima Cookies Sebagai Makanan Selingan Anak Obesitas. Jurnal Kesehatan Indonesia, 8(2), 62–68. https://www.journal.stikeshb.ac.id/index.php/jurkessia/article/view/122/104
Febrianti, F. N., Puspitasari, D., & Alfitri, K. N. (2025). Pendekatan Kadar Air Kritis Untuk Evaluasi Umur Simpan Cookies Kacang Merah Dan Bayam Merah Sebagai Snack Pencegah Anemia. Jurnal Teknologi Pangan Dan Gizi, 24(2), 88–96. https://doi.org/10.33508/jtpg.v24i2.7692
Fitria, D. W., Simanjuntak, B. Y., & Sari, A. P. (2021). Pengaruh umur simpan cookies pelangi ikan gaguk (Arius thalassinus) terhadap perubahan kadar protein, lemak, kalsium dan air. Ilmu Gizi Indonesia, 5(1), 27–36. https://doi.org/10.35842/ilgi.v5i1.205
Haerudjaman, R. (2021). Pengaruh Imbangan Tepung Tempe Dan Terigu Terhadap Karakteristik Roti Tawar. Agribisnis Dan Tekhnologi Pangan, 2(1), 34–51. https://jurnal.masoemuniversity.ac.id/index.php/agribisnisteknologi/article/download/69/67/355
Izzah, A. F., Fatmaningrum, W., & Irawan, R. (2020). Perbedaan Gejala pada Anak Autis yang Diet Bebas Gluten dan Kasein dengan yang Tidak Diet di Surabaya. Amerta Nutrition, 4(1), 36–42. https://doi.org/10.2473/amnt.v4i1.2020 https://e-journal.unair.ac.id/AMNT/article/view/15615
Kibui, A. N., Owaga, E., & Mburu, M. (2018). Proximate composition and nutritional characterization of chia enriched yoghurt. African Journal of Food, Agriculture, Nutrition and Development, 18(1), 13239–13253. https://doi.org/10.18697/ajfand.81.17635
Madani, A., Fertiasari, R., Tritisari, A., & Safitri, N. (2023). Analisis Kandungan Proksimat Cookies Tepung Tempe. Journal of Food Security and Agroindustry, 1(2), 40–49. https://doi.org/10.58184/jfsa.v1i2.87
Maryam, S. (2022). Penambahan Tepung Tempe Dan Ekstrak Wortel Proses Pembuatan Mie Berkualitas. JST (Jurnal Sains Dan Teknologi), 11(2), 238–248. https://doi.org/10.23887/jstundiksha.v11i2.50759
Nadhifah, S., & Suhud, U. (2025). Inovasi Cemilan Sehat untuk Anak Gen Z dalam Mendukung SDGs Goal 3. Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Dan Akuntansi, 1(1), 11–19. https://jurnal.mjkpublisher.or.id/index.php/JEMBA/article/view/9
Nu’man, T. M., & Bahar, A. (2021). Tingkat Kesukaan Dan Nilai Gizi Cookies Dengan Penambahan Tepung Daun Katuk Dan Tepung Daun Kelor Untuk Ibu Menyusui. Jurnal Agroteknologi, 15(02), 94. https://doi.org/10.19184/j-agt.v15i02.24960
Ode, N. W., Darmawati, E., Mardjan, S. S. & Khumaida, N. (2020). Komposisi Fisikokimia Tepung Ubi Kayu dan Mocaf dari Tiga Genotipe Ubi Kayu Hasil Pemuliaan. Jurnal Keteknikan Pertanian, 8(3), 97–104. https://doi.org/10.19028/jtep.08.3.97-104
Pandiangan, F. I., Veronica, & Wijaya, O. A. (2022). Analisis Kandungan Gizi dan Gluten Cookies Tepung Modifikasi Singkong dengan Penambahan Whey Protein Konsentrat. Jurnal Pengolahan Pangan, 7(2), 92–98. https://doi.org/10.31970/pangan.v7i2.73
Putri, N. E., & Triandita, N. (2018). Pengaruh Campuran Tepung Jagung Dan Tepung Kedelai Hitam Terhadap Penerimaan Sensori Cookies. JAGROS, 3(1). https://doi.org/10.52434/jagros.v3i1.447
Que, B. J., Lekatompessy, J. C., Taihuttu, Y. M. J., Noya, F. C., Huwae, L. B. S., Rahawarin, H., ..., & Istia, S. S. (2025). Edukasi Pola Makan Sehat Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif. Jurnal BUDIMAS, 07(01). https://doi.org/10.29040/budimas.v7i1.15446
Rasyid, M. I., Maryati, S., Triandita, N., Yuliani, H., & Angraeni, L. (2020). Karakteristik Sensori Cookies Mocaf dengan Substitusi Tepung Labu Kuning. Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.35308/jtpp.v2i1.2043
Safari, A., Kusnandar, F., & Syamsir, E. (2016). Biji Chia : Karakteristik Gum dan Potensi Kesehatannya. PANGAN, 25(2), 137–146. https://www.researchgate.net/profile/Elvira-Syamsir/publication/308720515_Biji_Chia_Karakteristik_Gum_dan_Potensi_Kesehatannya/links/57ecc4ed08aebb1961ffbe21/Biji-Chia-Karakteristik-Gum-dan-Potensi-Kesehatannya.pdf
Sembiring, D., Wisaniyasa, N. W., & Wiadnyani, A. A. I. S. (2023). Pengaruh Perbandingan Mocaf (Modified Cassava Flour) Dan Tepung Kecambah Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) Terhadap Karakteristik Flakes. Itepa: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan, 12(3), 2023–2693. https://doi.org/10.24843/itepa.2023.v12.i03.p17
Shahroni, A., Firnando, H., Izati, S., & Zahid, T. E. F. (2025). Perbandingan Karakteristik Mikrobiologis dan Nutrisi Tempe Kedelai dengan Tempe Biji Durian. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(5), 10168–10173. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/3558
Tamam, B. (2022). Tempe: Pangan Lokal Unggul (Superfood) Khasanah Budaya Bangsa. Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal, 1(1), 41–48. https://doi.org/10.56744/irchum.v1i1.14 https://www.researchgate.net/publication/363372270_Tempe_Pangan_Lokal_Unggul_Superfood_Khasanah_Budaya_Bangsa
Taufik, M., Seveline, Susnita, S., & Aida, D. Q. (2019). Formulasi Cookies Berbahan Tepung Terigu dan Tepung Tempe dengan Penambahan Tepung Pegagan. Jurnal Agroindustri Halal, 5(1), 9–16. https://doi.org/10.30997/jah.v5i1.1582
USDA. (2024). Chia seeds, dry, raw. https://fdc.nal.usda.gov/food-details/2710819/nutrients
Wardani, A., & Nuraeni, A. (2024). Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Pohpohan Terhadap Hasil Uji Organoleptik Mie Tepung Mocaf. Jurnal Agroindustri Pangan, 3(2), 58–67. https://doi.org/10.47767/agroindustri.v3i2.769
Widodo, R. F., & Priyanti, E. (2020). Kajian Daya Terima, Kandungan Serat Dan Protein Dari Cookies Berbahan Dasar Tepung Oat Dan Tepung Tempe. Jurnal FARMASINDO, 4(1), 16–21. https://doi.org/10.46808/farmasindo.v4i1.26
Zaki, M., Devi, M., & Hidayati, L. (2024). Penggunaan Tepung Mocaf (Modified cassava flour) Dengan Persentase Berbeda Mempengaruhi Kualitas Bolu Kukus. Journal of Food Technology and Agroindustry, 6(1). https://doi.org/10.24929/jfta.v6i1.3363 https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/JFTA/article/view/3363