Analisis Pertumbuhan Padi Lokal Aksesi PH 1 Menggunakan Penambahan Pupuk Silika Padat pada Kondisi Salin

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nasrudin Nasrudin
Arrin Rosmala

Abstract

Analisis pertumbuhan padi penting diketahui untuk menggambarkan kondisi tumbuh kembang tanaman sehingga dapat berproduksi secara optimal utamanya pada kondisi sub-optimal. Tujuan penelitian yaitu mengetahui proses fisiologi dan produksi biomasa padi lokal aksesi PH 1 pada kondisi salin dengan penambahan pupuk silika padat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor. Faktor pertama tingkat cekaman salinitas dengan empat taraf yaitu non salin, 4 dS m-1, 8 dS m-1, dan 12 dS m-1. Faktor kedua penambahan dosis silika padat per kg tanah dengan tiga taraf yaitu 300 mg, 450 mg, dan 600 mg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi cekaman salinitas dengan dosis silika yang mempengaruhi luas daun 4 minggu setelah tanam. Dosis silika berpengaruh nyata terhadap bobot segar akar 4 minggu setelah tanam, biomassa 4 minggu setelah tanam, dan laju asimilasi bersih. Cekaman salinitas berpengaruh nyata terhadap biomassa 4 minggu setelah tanam. Peningkatan cekaman salinitas sampai 8 dS m-1 akan menurunkan luas daun dan biomasa tanaman sedangkan peningkatan cekaman salinitas sampai 12 dS m-1 dikombinasikan dengan dosis silika memperbaiki luas daun dan biomasa tanaman. Dosis optimum silika pada kondisi cekaman salinitas adalah 450 mg karena mampu meningkatkan biomasa dan laju asimilasi bersih. Sebaliknya peningkatan dosis silika sampai 600 mg menyebabkan penurunan biomasa dan laju asimilasi bersih, tetapi dapat meningkatkan bobot segar akar.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Nasrudin Nasrudin, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Arrin Rosmala, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

How to Cite
Nasrudin, N., & Rosmala, A. (2020). Analisis Pertumbuhan Padi Lokal Aksesi PH 1 Menggunakan Penambahan Pupuk Silika Padat pada Kondisi Salin. Agroteknika, 3(2), 75-84. https://doi.org/10.32530/agroteknika.v3i2.71

References

Aguilar, M., Fernández-ramírez, J. L., Aguilar-blanes, M., & Ortiz-romero, C. (2017). Rice sensitivity to saline irrigation in Southern Spain. Agricultural Water Management, 188(2017), 21–28. https://doi.org/10.1016/j.agwat.2017.03.027.
Ansari, T. H., Iwasaki, K., Yoshida, T., Yamamoto, Y., & Miyazaki, A. (2016). Status of nutrient elements in rice grain in relation to silicon accumulation pattern during grain filling. Bangladesh Agronomy Journal 19(2), 125–137.
Badan Pusat Statistik. (2018). Proyeksi penduduk Indonesia 2015-2045. Retrieved Desember 16, 2020, from https://www.bps.go.id/publication/download.html?nrbvfeve=NzhkMjRkOTAyMDAyNmFkOTVjNmI1OTY1&xzmn=aHR0cHM6Ly93d3cuYnBzLmdvLmlkL3B1YmxpY2F0aW9uLzIwMTgvMTAvMTkvNzhkMjRkOTAyMDAyNmFkOTVjNmI1OTY1L3Byb3lla3NpLXBlbmR1ZHVrLWluZG9uZXNpYS0yMDE1LTIwNDUtaGFzaWwtc3VwYXMtMjAxNS5odG1s&twoadfnoarfeauf=MjAyMC0xMi0xNiAxOTo0MjozNw%3D%3D.
Badan Pusat Statistik. (2019). Luas panen, produksi, dan produktivitas padi menurut provinsi. Retrieved Mei 03, 2020, from https://www.bps.go.id/dynamictable/2019/04/15/1608/luas-panen-produksi-dan-produktivitas-padi-menurut-provinsi-2018.html
Dehaghi, M. A., Agahi, K., & Kiani, S. (2018). Agromorphological response of rice (Oryza sativa L .) to foliar application of potassium silicate. Biharban Biologist 12(1), 33–36.
Dirhamsyah. (2006). Pengelolaan wilayah pesisir terintegrasi di Indonesia. Jurnal Oseana 31(1), 21-26.
Gardner, F. P., Pearce, R. B., dan Mitchell, R. L. (1991). Fisiologi Tanaman Budidaya. Jakarta: UI Press.
Ghosh, B., Ali, N., & Gantait, S. (2016). Response of rice under salinity stress : a review update. Journal of Research Rice 4(2), 2–9. https://dx.doi.org/10.4172/2375-4338.1000167.
Gupta, B., & Huang, B. (2014). Mechanism of salinity tolerance in plants : physiological, biochemical, and molecular characterization. International Journal of Genomics (2014), 1-18. https://dx.doi.org/10.1155/2014/701596.
Haq, T. U., Akhtar, J., Nawaz, S., & Ahmad, R. (2009). Morpho-physiological response of rice (Oryza sativa L.) varieties to salinity stress. Pakistan Journal of Botany 41(6), 2943–2956.
Ikhsanti, A., Kurniasih, B., & Indradewa, D. (2018). Pengaruh aplikasi silika terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi (Oryza sativa L.) pada kondisi salin. Jurnal vegetalika 7(4), 1-11.
Kementerian Pertanian. (2019). Stok Beras Aman Sampai 2020. Retrieved April 17, 2020, from https://www.pertanian.go.id/home/?show=news&act=view&id=4108
Liang, Y., Sun, W., Zhu, Y., & Christie, P. (2007). Mechanisms of silicon-mediated alleviation of abiotic stresses in higher plants : A review. Environmental pollution 147 (2007), 422–428. https://doi.org/10.1016/j.envpol.2006.06.008.
Munns, R., & Tester, M. (2008). Mechanisms of salinity tolerance. Annual Review of Plant Biology, 59(1), 651–681. https://doi.org/10.1146/annurev.arplant.59.032607.092911.
Nasrudin, N & Kurniasih, B. (2018). Growth and yield of Inpari 29 rice varieties on raised-bed and different depths of sunken-bed in saline field. Jurnal Ilmu Pertanian (Agricultural Science) 3(3), 135-145. https://doi.org/10.22146/ipas.38736.
Prawira, R. A., Agustiansyah, Ginting, Y., & Nurmiaty, Y. (2014). Pengaruh aplikasi silika dan boron terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi (Oryza sativa L.). Jurnal Agrotek Tropika 2(2), 282–288.
Rachman, A., Dariah, A., & Sutono, S. (2018). Pengelolaan sawah salin berkadar garam tinggi. Jakarta: IIAARD Press.
Radanielson, A. M., Angeles, O., Li, T., Ismail, A. M., & Gaydon, D. S. (2017). Describing the physiological responses of different rice genotypes to salt stress using sigmoid and piecewise linear functions. Field Crops Research, (2017), 1–11. https://doi.org/10.1016/j.fcr.2017.05.001.
Tampoma, W. P., Nurmala, T., & Rachmadi, M. (2017). Pengaruh dosis silika terhadap karakter fisiologı dan hasil tanaman padi (Oryza sativa L .) kultivar lokal poso ( kultıvar 36-Super dan Tagolu ). Jurnal Kultivasi 16(2), 320–325.